Gambaran Adversity Quotient

Authors

  • Yashinta Levy Septiarly Universitas Dhyana Pura
  • Diah Widiawati Retnoningtias Universitas Dhyana Pura
  • Ni Nyoman Ari Indra Dewi Universitas Dhyana Pura

DOI:

https://doi.org/10.29080/jpp.v15i1.1213

Keywords:

Daya Juang, Tingkat Daya Juang, Mahasiswa, Semester Awal

Abstract

Tingkat daya juang atau adversity quotient merupakan hal yang penting dimiliki oleh mahasiswa untuk dapat menghadapi kesulitan dan tantangan yang berhubungan dengan akademis dan non-akademis. Adversity sering kali dikaitkan dengan kemampuan individu yang dihubungkan dengan kemampuan pembelajaran dan perkembangan kemampuan individu. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui gambaran profil mahasiswa tingkat awal di salah satu universitas swasta A di Bali. Penelitian ini melibatkan 214 mahasiswa semester satu dan tiga dari 13 program studi jenjang sarjana (S1). Hasilnya menunjukkan secara umum, daya juang mahasiswa berada pada kategori sedang. Sementara lainnya adalah kategori sangat rendah hingga tinggi. Hasil analisis dengan chi-square menyatakan bahwa ada perbedaan Adversity Quotient (AQ) berdasarkan program studi sedangkan tidak ada perbedaan skor AQ berdasarkan semester.

Downloads

Download data is not yet available.

References

Agusta, Y. N. (2014). Hubungan Antara Orientasi Masa Depan dan Daya Juang Terhadap Kesiapan Kerja Pada Mahasiswa Tingkat Akhir Fakultas Ilmu Sosial Dan Ilmu Politik di Universitas Mulawarman. Psikoborneo: Jurnal Ilmiah Psikologi, 2(3).

Arifin, N. (2022). Pengaruh Daya Juang dan Kemandirian Belajar Secara Online terhadap Tanggung Jawab Belajar Mahasiswa PGSD. Jurnal Basicedu, 6(3).

Ginta, Y. V. S. (2022). Mahasiswi di Bali Ditemukan Tewas Gantung Diri, Sempat Diskusi Tugas Kampus. Https://Denpasar.Kompas.Com/Read/2022/11/08/191931178/.

Juwita, H. R., Roemintoyo, R., & Usodo, B. (2020). The role of adversity quotient in the field of education: A review of the literature on educational development. International Journal of Educational Methodology, 6(3), 507–513.

Mahayani, N. W. A. (2023). Perbedaan Tingkat Adversity Quotient Mahasiswa di Bali Ditinjau dari Urutan Kelahiran dan Jenis Kelamin. Universitas Dhyana Pura.

Mefa, O. A. (2020). Pengembangan Konsep Adversity Quotient Paul G. Stoltz dalam Pendidikan Islam Anak Usia Dini. Institut Agama Islam Negeri Bengkulu.

Mukaromah. (2018). Hubungan antara optimisme dengan adversity quotient pada mahasiswa psikologi yang sedang menyusun skripsi. Universitas Islam Negeri Maulana Malik Ibrahim Malang.

Nurvita, D. N. (2019). Peningkatan Adversity Quotient melalui Strategi Focus Group Discussion pada Mahasiswa. At-Taujih Bimbingan Dan Konseling Islam, 2(1), 54–72.

Pusparani, P. W., & Jannah, M. (2022). Perbedaan Adversity Quotient Ditinjau dari Perbedaan Jenis Kelamin Pada Anggota Himpunan Pecinta Alam Universitas Negeri Surabaya. Character: Jurnal Penelitian Psikologi, 9(3).

Simabur, C. A. (2023). Mahasiswa Tabanan Gantung Diri di Pohon Kamboja, Tubuh Terlilit Plester. Detikbali.

Sokawati, N. P. (2022). Studi Deskriptif: Analisa Aspek Adversity Quotient Mahasiswa yang Mengikuti Perkuliahan Hybrid di Universitas Dhyana Pura . Universitas Dhyana Pura.

Soleman, A. (2020). TINGKAT KECERDASAN ADVERSITY MAHASISWA PERANTAU DI MANADO. Journal of Behavior and Mental Health, 1(1).

Stoltz, P. G. (2018). Adversity Quotient: Mengubah Hambatan Menjadi Peluang. PT. Grasindo.

Suheri, Setyosari, P., Utaya, S., & Wardhana, E. T. D. R. W. (2021). Adversity quotient among students at traditional moslem school. Kasetsart Journal of Social Sciences, 42(1), 191–192.

Syarafina, S. O., Nurdibyanandaru, D., & Hendriani, W. (2019). Pengaruh Optimisme dan Kesadaran Diri terhadap Adversity Quotient Mahaisswa Skripsi Sambil Bekerja. Cognicia, 7(3), 295–307.

Wijaya, L. (2021). Orientasi Masa Depan Dengan Daya Juang dalam Mengerjakan Skripsi Pada Mahasiswa. Psikoborneo: Jurnal Ilmiah Psikologi, 9(1).

Downloads

Published

2024-05-07

How to Cite

Septiarly, Y. L., Retnoningtias, D. W. ., & Dewi, N. N. A. I. (2024). Gambaran Adversity Quotient. Jurnal Penelitian Psikologi, 15(1), 30–37. https://doi.org/10.29080/jpp.v15i1.1213